Walaupun sekarang aku bukan lagi jadi penyebab bahagiamu, bukan lagi hal yang kau nantikan untuk dapat kau sentuh dan peluk, dan bukan lagi manusia yg kau rindukan, tapi percayalah, seluruh ruang dalam diri dan hatiku penuh oleh semua tentangmu. aku bingung kenapa rasa itu masih begitu kuat, padahal berkali-kali kau lepaskan. Aku selalu mengingat belaimu sebagai sentuhan ternyaman yg pernah aku rasakan. aku menangisi kenapa akhirnya ini harus berakhir dengan tragis, aku meratapi kenapa pada akhirnya hanya aku yg masih menantikan dan mengharapkan bahagia itu kembali tumbuh. Kini bisaku hanya menatapmu dari jauh, kembali bersembunyi dibalik bayangan banyak orang, menjadi asing tanpa pernah lagi kau acuhkan, hanya kembali berharap kau ulurkan tanganmu lagi, merangkulku dengan hangat, mendekapku dengan kuat dengan tatap yang menenangkan. Sukar sekali rasanya tak mengingat segalanya tentangmu, tentang bagaimana aku berusaha merubah jadi seperti yang kau mau, tentang bagaimana ras...
an ordinary story writer.