Aku mungkin terlalu egois untuk menggenggammu. Aku mungkin terlalu naif untuk mencoba bersamamu. Mungkin aku terlalu ceroboh, hingga hati terasa roboh. Aku mungkin terlalu sesumbar dengan menantikanmu. Aku mungkin terlalu cepat untuk berusaha menggapaimu. Aku mungkin tak sanggup. Aku sadar seharusnya aku pantas, namun kau tak cukup puas. Aku yakin aku layak, tapi ku tak sadar kau mengelak. Kalau saja di beri sedetik waktu kala itu, mungkin aku akan menggenggammu. Mungkin aku masih memelukmu erat, menepiskan rasa agar bersamamu. Sorry, i can't love you more than this. Mungkin kau menertawakan setiap kata yang tersurat. Mungkin kau hanya diam tanpa kau coba untuk masuk kedalam. Berlebihan kah untuk sebuah penantian panjang ? Padahal aku tau melirik sajapun kau tak peduli. Tapi siapa mau peduli? Kalau saja semenit waktu ku untuk bersamamu lagi. Pelukku takkan lepas, meski sekejap lalu pergi. Lelah. Mungkin kau pun merasa. Bagaimana bisa luka dalam harus mengobati luka lainnya? Mungki...
an ordinary story writer.