Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2024

Layangan usang itu temui pemiliknya..

Hebat sekali ya, Tuhan menyimpan serpihan kenangan dengan sangat rapi tanpa goyah.  Selamat ya. Akhirnya layangan usang yang dulu terlewatkan kini ditemukan pemiliknya, yang jelas bukan aku. Enggan untuk menerka kemana arah layangan itu terbang hingga akhirnya ditemukan, meski sedikit terkejut melihatnya diterbangkan oleh tangan lain. Selamat, terima kasih Tuhan telah menyimpan potongan kecil kenangan ini dengan rapat, saatnya kubakar. Sudah waktunya untuk membuang sisa memori itu, cukup andalkan ingatan lemah ini. Kalau nanti ada kesempatan, biarkan otak mungil ini memunculkan memorinya, tanpa perlu lagi dengan sengaja disimpan. Tidak bersedih, sedikit terkejut, banyak senangnya, melihat akhirnya layangan itu jatuh ketangan yang tepat. Ikut kudoakan agar terawat dan menjadi kuat, agar mampu lagi terbangkan harapan setinggi mungkin agar lebih dekat ke Tuhan dan segera diwujudkan. Cinta tak harus memiliki mungkin kali ini di situasi yang tepat, karena sejak awal ketakutan menjadi so...

Akhir Pekan Akhir April

Penghujung April, 01.23 pagi.  Pasca menonton kekalahan timnas Indonesia yang penuh intrik dan ketidakadilan dari sang pengadil, aku belum terkantuk.  Sepertinya hari ini kekopian, asam lambung bikin anxiety? berlebihan sih, mungkin lebih pantas disebut overthinking? entah. Aku hanya ingin tidur pulas sebenarnya.  Hari ini berjalan cepat, seperti tidak terjadi apa-apa. Jarum jam berputar saja seperti biasanya tanpa meninggalkan bekas apa-apa.  Ini hari kesekian, aku mencoba menjadi sesuatu, entah berhasil atau tidak. Mencobai sesuatu yang tak biasa sukar sekali rasanya.  Akhir pekan kemarin, ditemani kawan lama sedari sore hingga lewat hari. Banyak hal dibahas, banyak obrolan terlontar. Dari mulai tawa bahagia pengantin baru, hingga hancurnya hati ditinggal yang baru jadi pengantin. Dunia memang selucu dan seunik itu, kita bahkan belum sempat bersiap, tapi takdir? berkata lain.  Sukar rasanya bilang mereka tidak berjuang, karena nyatanya perjuangan mereka m...

April 5th,

Sudah lama tidak merasakan getaran rasa sehebat ini, Berdebar tanpa henti, layaknya berdiri di ujung tebing tinggi, Sudah lama tak sebersemangat ini, rasanya kian enggan pergi, Sudah hampir 3 minggu, kucoba langkah berani maju, Jika ditanya sebab apa, jawabku semestalah yang tuntun cari rasa, Bahkan aku hanya pejamkan mata, membiarkan hati menari kearah yang dia harapkan Aku hanya mengamini setiap kata baik, yang hakikatnya adalah untukmu Aku tak mampu ucap kata, sebab binar matamu membius, sentuhmu melemahkan.  Aku tak pandai mencari topik, tapi niscaya kupunya kompetensi jadi pendengar terbaik.  Pelukmu hangat, kadang hanya ingin dengar keluhmu, jadi tempatmu pulang saat malam telah pekat. Ingin kutatap, genggam tanganmu saat kau merasa hari begitu penat.  Sulit memang, meski tidak tau dimana garis start, tapi sudah kubayangkan garis akhir, tanpa berfikir tumbang diperjalanan.  Jadi, kuanggap langkah ini adalah pendakian. Harus ada kaki yang melangkah dari bawah un...