Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2025

sekenanya

Aku datang tanpa baju perang, membawa hati seperti rumah yang tak pernah kau ketuk, kutawarkan pelukan, kau balas dengan senyum seadanya—kadang pun tak. Kupilih mencintaimu dengan terang, bukan karena aku bodoh, tapi karena aku percaya, cinta tak perlu disembunyikan seperti dosa. Kupijakkan harap di matamu, di tiap percakapan larut malam, di setiap “hati-hati ya” yang kubisikkan, dengan harapan—kau akan paham. Tapi ternyata, aku hanya jadi hiburan, teman main saat sepi, boneka perasaan yang kau tarik-ulur, seolah hatiku cuma lelucon yang bisa kau tertawakan. Kau tak pernah benar-benar peduli, tanganku hanya genggaman yang kau lepaskan saat bosan, rasaku cuma halaman singgah, bukan rumah, apalagi tujuan. Dan yang paling menyakitkan bukan karena kau tak cinta, tapi karena kau tahu aku tulus, dan kau tetap memilih bermain, seolah luka ini bukan apa-apa.