Skip to main content

Experience is a Key!

Dalam kehidupan, pasti ada moment dimana kita ngerasa seneng, sedih, bahagia, galau, gembira, berduka. Dan kebanyakan orang, saat dia lagi seneng, dia gak mikir atau mengingat- ingat lagi saat dia sedih. Kadang, itu yang membuat kita jatuh dilubang yang sama.

Kenapa? contoh yang gampang aja deh, lo udah tau kalo lo alergi sama udang, tapi lo tetep aja makan udang saat lo sehat. Dan akhirnya apa? lo kena getahnya kan karna perbuatan lo sendiri? Saat itu pasti lo gak mikir gimana susahnya waktu alergi lo kambuh waktu selesai makan udang, tapi yang lo pikirin adalah bagaimanapun caranya lo harus bisa makan udah, karna itu makanan favorit lo. Tapi pasti lo juga ingetkan kalo lo alergi udang? tapi lo gak mau mikir gimana susahya waktu alergi lo kambuh, yang lo tau pokoknya nafsu lo saat itu terbayarkan.

Keliatannya sih sepele, tapi itu bisa berdampak sangat besar dihidup kita, gimana saat kita seneng, kita gak inget gimana dulu sedihnya kita, jadi dengan gampangnya lo nyia-nyiain apa yang lo punya. Gue gak bermaksud menggurui ya, tapi gue cuma mau mengingatkan lo dan juga diri gue karna gue juga kadang masih gitu, ingatlah sakitnya kita sebelum kita sehat.

Jadi, yang saat ini lagi sedih, sakit, patah hati, dll. Lo harus cari dimana kesalahan lo, cari formula apa yang bisa mengubah itu menjadi lebih baik, tapi jangan cuma berhenti disitu aja, lo juga harus cari kunci gimana biar kalian gak jatuh lagi dan mempertahankan kondisi kalian yang sekarang. Jangan cuma bangkit dari keterpurukan, tapi lo juga harus bisa mempertahankan apa yang udah kalian perjuangkan, apa yang udah kalian dapet biar gak ilang lagi.

Okelah, kita sama - sama belajar dari pengalaman kita. Karna jujur, bagi gue, yang paling mempengaruhi hidup kita didunia ini bukanlah orang tua kita, keluarga kita, temen kita, musuh kita, tapi hanyalah pengalaman. Kenapa? karna pengalaman bisa memberikan kita pelajaran gimana cara agar kita bisa hidup lebih baik lagi. Dan kelebihan dari pengalaman, adalah ia tidak akan pernah mengekang dan tak akan pernah menyalahkan.

Pengalaman hakekatnya adalah hal yang paling berharga dikehidupan ini, jadi, belajarlah untuk tidak melupakan pengalaman - pengalaman yang mampu mengubah pribadi lo menjadi lebih baik

Comments

Popular posts from this blog

tentang rasa yang tumbuh diam-diam

Jujur gue nggak tahu mau nulis apa. Tapi kayak pengen cerita aja, nulis ngalir gitu, cuma pengen cerita. Tentang seseorang. Tentang rasa. Tentang kedekatan yang mungkin datang terlalu cepat, tapi gak bisa juga dibilang salah waktu. Beberapa waktu terakhir, gue cukup sering bareng sama seseorang. Kita gak bisa dibilang “deket” banget, tapi sering bareng, main bareng, nongkrong bareng, kadang berangkat kerja bareng. Awalnya terasa biasa. Lama-lama, nggak tahu kenapa, jadi terasa istimewa. Dia bukan cuma cantik dan pintar, tapi juga punya aura yang tenang, soft spoken, dan senyum yang... bikin hari terasa lebih ringan. Dia mungkin adalah tipe orang yang bikin lo merasa nyaman hanya dengan keberadaannya, nyenengin banget diajak ngobrol. Kita mulai akrab karena sering jogging bareng. Tapi karena gue gak kuat lari, kita lebih sering jalan kaki muterin jogging track, bisa sejam dua jam, cuma jalan dan ngobrol. Dari situlah semua dimulai. Dia cerita soal hubungannya yang baru aja selesai, tent...

asing

for the first time, i didn’t look at you, even when we crossed paths. we’ve finally become strangers, just like you wanted. and again, seeing you makes it hard to breathe we’re strangers now. it feels weird, doesn’t it? maybe it's time to let go. you stopped caring, and i started hiding. we’ve drifted so far,we’re not the same anymore. it sucks, faking indifference when all i feel is the opposite. even though i know your words already killed any hope we had. now, i’m learning to stay quiet, in the middle of all these screaming memories. your voice doesn’t echo in me anymore, and your eyes, they used to feel like home, now they just pass over me, like i was never even there. i still smell your perfume, still remember the food you gave me before the goodbye. i still see your laugh—wild and unfiltered under the Bandung's skies, still feel how your touch used to silence every storm inside me. i don’t know how to forget, but you’ve already stopped remembering, i’m still drowning, wh...

yabegitulah.

Hello, there! Ini bukan tentang mengenang, tapi memahami jika langkah sudah lelah, namun pergolakan rasa tidak bisa diredam.  aku mengerti jika damai adalah tanpaku, aku tau jika lelah akan sirna tanpa harus ada aku, dan aku paham jika damai itu ternyata melepaskan.  tapi akan ada yang hilang disitu, tentu akan ada luka yang tergores, akan ada lubang tanpa isi, yang pasti tertinggal setelah ditinggal pergi.  begitu juga disini, segala hal yang pernah mengisi direnggut paksa tanpa permisi. kesepian itu kemudian merangsek masuk tanpa kendali. kini aku sendiri, memegang tali yang sudah dilepaskan.  tapi ini bukan tentang meromantisasi itu lagi, ini soal berdamai, melangkah, kemudian segera merelakan. melupakan bukan opsi, karena ekspektasi dan harapan itu pernah setinggi awan, walau akhirnya harus dikubur dalam-dalam.  setidaknya, terima kasih. meski pelangi itu hanya sebentar, cerah itu hanya sesaat, damai itu hanya pelapis dari kegelisahan, isi itu hanya awal unt...